Tangga terjal Gunung Padang

Papan petunjuk situs  Gunung Padang baru kami temui kira-kira 10 km selepas kota Sukabumi. Tertera di papan petunjuk,  30 km menuju lokasi dari jalan raya Sukabumi – Cianjur.  Dinihari itu setelah berkendara 4 jam dari Jakarta, menembus kemacetan jalur Bogor-Sukabumi, petunjuk itu adalah sebuah kepastian yang menyenangkan.

IMG_9794_Snapseed copy

Dan kami melintas jalan desa, persawahan, perkampungan yang masih dibalut mimpi, lembah dan perbukitan yang dipenuhi kebun teh. Satu dua pemotor dengan jaket tebal melintas dari arah berlawanan, menembus dinginnya pagi.  Kondisi jalan yang buruk membuat kami harus extra hati-hati berkendara, pada tahapan itu GPS yang ada di mobil tak lagi mampu untuk mendeteksi jalan yang kami lalui.

Ada banyak cerita tentang Gunung Padang, sebuah bukit cantik di perbatasan Sukabumi – Cianjur ini.  Cerita tentang batu- batu menhir yang tersebar di lereng bukit, cerita tentang panorama cantik dari atas bukit, hingga cerita tentang pyramid yang membentuk bukit itu. Cerita-cerita itulah yang membawa kami untuk melakukan perjalanan dari Jakarta  tiga pekan lalu.

Pukul 2.30 di parkiran Situs Gunung Padang . Beberapa batu menhir terhampar di dekat tangga naik menuju puncak seolah memanggil kami untuk segera berinteraksi dengan situs megalitikum ini.  Setelah melepaskan penat di saung bambu dekat tangga masuk, selepas subuh kami menjejakkan kaki pada 738 anak tangga untuk menuju puncak.

Sebuah pagi yang menawan, deretan bukit, hutan, Gunung Gede dan Pangrango yang masih diselimuti kabut tipis. Hijau hutan, putih kabut, yang bersambung dengan langit biru.., saat matahari muncul, semburat cahayanya berpendar pada bentang alam di sana.. ah sempurnanya pagi itu.

Kami menghampiri, menyentuh batu-batu dingin itu, mencoba memaknai serakan batu berpola yang tersusun sejak ribuan tahun silam. Sisa peradaban purba yang masih berdenyut sejalan dengan harmoni alam yang ada di sana.

Buat saya ratusan anak tangga terjal menuju puncak gunung padang  adalah tempat yang sempurna untuk melemaskan kaki setelah beberapa jam mengemudikan kendaraan dari Jakarta. Naik turun tangga beberapa kali cukup membuat saya berkeringat pagi itu. Pastinya ada sensasi yang beda saat melakukan stair exercise di sini dibandingkan dengan tangga stadion Sumantri Brojonegoro Kuningan atau di gedung tempat saya berkantor. Lebih challenging !

IMG_9802

Sebelum matahari pagi kian tinggi, kami memutuskan  turun, untuk berburu kuliner lokal dan kembali ke Jakarta.

Photos by Ratna Juwita

 

 

Leave a Reply