Skyrunning Gunung Merbabu

Sehari setelah lebaran Idul Fitri tahun lalu, saya menyambangi Gunung Merbabu, lewat pintu pendakian Desa Selo, Boyolali. Niatannya adalah untuk membakar kalori dari semua rendang, opor dan segenap makanan lebaran yang masuk ke tubuh sehari sebelumnya.

Gunung Merbabu
Gunung Merbabu

Hari itu saya menempuh deretan cantik lereng Merbabu dengan berlari, lari gunung,  istilah kerennya skyrunning. Dimulai dari perkampungan petani sayur di Desa Selo hingga tiba di Puncak Merbabu. Jalur setapak menuju puncak Merbabu cukup bersahabat, jelas, lebar, bebas dari akar-akar pohon, sehingga kecepatan lari bisa maksimal.

Skyrunner - mount Merbabu Selepas zona hutan bawah pegunungan anda akan disambut dengan deretan bukit yang dibalut savanna, seperti bukit teletubbis di kawasan Bromo. Tiba di Puncak Triangulasi, saat cuaca cerah, anda dapat merasakan sensasi negeri di atas awan.

Berdiri disamping Gunung Merapi yang kerap menggelora, Gunung Merbabu layaknya puteri cantik nan anggun. Di kalangan para pendaki, gunung ini juga dikenal sebagai Rinjaninya Pulau Jawa, karena keindahannya.

Olahraga skyrunning dipopulerkan oleh Marino Giacometti, pendaki gunung yang berasal dari Italy. Bersama dengan beberapa pendaki lain Signor Giacometti mempelopori event skyrunning bergengsi Mont Blanc dan Monte Rosa pada awal 1990.

Di Indonesia sendiri, pelari skyrunning yang sudah cukup malang melintang berlari di gunung-gunung Nusantara adalah Aki Niaki dan Kang Hendra Wijaya. Beberapa pelari handal di komunitas Indorunners juga kerap mengadakan acara skyrunning ini.

Jadi tunggu apalagi ayo mulai ber-skyrunning  

Beberapa tips untuk Skyrunning :

  • Berlatih trail running yang cukup sebelum melakukan  skyrunning, agar terbiasa dengan trek di alam
  • Gunakan tangga stadium atau jalur evakuasi di gedung untuk  berlatih di medan menanjak
  • Pelajari jalur dengan seksama, pilihlah jalur pendakian yang  banyak dilintasi pendaki,  untuk meminimalisir kemungkinan tersesat
  • Upayakan jangan berlari sendiri jika belum familiar dengan jalur yang akan dilewati
  • Cek ramalan cuaca agar bisa mengantispasi cuaca buruk, bawa air dan makanan berkalori tinggi secukupnya
  • Bawa perlengkapan P3K
  • Pada medan menanjak, berlari dengan langkah pendek untuk menjaga irama lari, terlebih saat paru-paru sudah menjerit minta berhenti
  • Saat berlari di tanjakan posisi tubuh jangan terlampau doyong ke depan karena akan memberikan tekanan besar pada punggung,atur posisi               tubuh supaya tetap tegak
  • Lihat ke depan, jangan lihat ke kaki, ini akan memudahkan anda untuk memilih lintasan yang baik untuk berlari
  • Saat turun jangan berlari dengan langkah yang terlampau lebar, karena  hal tersebut akan memberikan tekanan yang ektreme pada paha saat kaki mendarat
  • Condongkan sedikit badan ke depan untuk menjadi badan tetap tegak lurus dari tanah, ini akan menjaga otot-otot paha, dan membuat lari menjadi lebih cepat
  • Sebisa mungkin, pilihlah lintasan yang lurus,  bergerak ke kanan dan kiri akan memberikan tekanan yang lebih besar pada kaki, hal ini juga akan memperpanjang jarak tempuh lintasan #dari berbagai sumber

merbabu3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

One thought on “Skyrunning Gunung Merbabu

  • April 10, 2014 at 7:10 pm
    Permalink

    hallo, nama saya jesi. saya mau berlari dari sala3 ke puncak merbabu, tapi lebih suka berlari bersama pelari yg lain. Apakah ada acara skyrunning di merbabu/merapi? aku akan tinggal di Sala3 pada bulan juni & juli.

    Reply

Leave a Reply