Perjalanan darat New Delhi – Kathmandu

Saya melakukan perjalanan darat  dari New Delhi, India menuju Kathmandu, Nepal pada November 2011. Dimulai dari stasiun Delhi Junction menuju Gorakpur dengan menggunakan kereta Asr Kir Express. Dari Gorakpur perjalanan  disambung dengan Jeep hingga tiba di perbatasan dua Negara di kota Sunauli. Sisa perjalanan ditempuh dengan bus sekelas Kopaja tanpa AC dari Belahiya hingga akhirnya tiba di Kathmandu.  Melintas seribuan kilometer lebih dalam waktu 35 jam.

old delhi

Dikenal juga dengan sebutan stasiun Delhi Tua, bangunan stasiun Delhi Junction, mengingatkan saya pada stasiun Jatinegara, di Jakarta. Lorong-lorong peron beratap seng, rangka besi, barisan tempat duduk dan kios-kios pedagang . Stasiun  ini dibangun pada tahun 1864, menjadikannya stasiun tertua di India. Sehari-harinya ada kurang lebih 180 ribuan penumpang dan 200 kereta yang dilayani stasiun ini.

Berada di dalam stasiun ini, seperti melihat sisi suram India seperti yang banyak diceritakan oleh para pejalan, kotor, bau, dan tidak teratur. Kotoran manusia, sampah, dan air kotor berserak di antara rel-rel stasiun, ditambah pula debu yang berterbangan saat kereta melintas. Dengan segala kondisi tersebut, dapat dikatakan acara menunggu kereta di Delhi Junction ini menantang  sekali.

Di e-tiket kereta yang saya pesan dua bulan sebelum hari keberangkatan, tertulis Asr Kir Express akan tiba di Delhi Junction pada jam 15.30. Sebelum tiba di stasiun ini, ia sudah menempuh 500 kilometeran dari stasiun awal di Amritsar Junction. Dan saya akan berada dalam rangkaian gerbong AC 3 Tier ini selama 15 jam ke depan, hingga tiba di Gorakpur Junction esok hari.

Tiba di Gorakpur, perjalanan menuju perbatasan Nepal dilanjutkan menggunakan Jeep. Lagi-lagi saya disambut dengan sambutan khas India yang lain. Supir-supir di sana yang kerap membunyikan klakson dan cara berkendara yang ugal-ugalan. Setengah perjalanan,  Jeep melakukan rehat dan saya menikmati Samosa pertama selama di India ini.

Sunauli adalah pintu masuk populer bagi para pejalan yang melakukan perjalanan darat dari India menuju Nepal. Namun tidak banyak yang bisa dilihat di kawasan ini, selain antrian panjang truk pengangkut barang, bus wisatawan dan mobil-mobil yang akan melintas perbatasan. Dibanyak tempat ada banyak truk-truk yang diparkir sembarang. Hubungan dagang antara dua negara sudah berlangsung sejak jaman dahulu kala. India adalah partner dagang terbesar bagi Nepal.

Turun dari Jeep, beberapa pengemudi Rickshaw berusaha membujuk saya untuk naik Rickshaw menuju kantor imigrasi. Saya memilih untuk berjalan kaki sambil melemaskan kaki setelah nyaris tiga jam berhimpitan di dalam Jeep dan bersiap untuk bagian akhir perjalanan.

Di bus “Kopaja non AC”  yang akan membawa saya menuju Kathmandu, saya bertemu dua orang teman baru, yang sehari-harinya tinggal di Kathmandu. Mereka banyak memberikan informasi terkini mengenai kota Kathmandu, dimana bisa makan murah dan enak, obyek wisata yang wajib dikunjungi, termasuk juga dengan tariff taxi yang wajar untuk menuju tempat-tempat tersebut. Malam itu mereka memesankan saya Dal Bath sebagai menu makan malam, ah sebuah sambutan Nepal yang menyenangkan.

kopaja

Tips bagi para pejalan yang ingin melakukan perjalanan darat dari New Delhi ke Kathmandu via Sunauli :

  • Disarankan untuk melintas perbatasan sesegera mungkin, hindari melintas kawasan ini pada malam hari.
  • Belilah tiket bus hanya di agen dekat bus parkir, jangan membeli dari pihak-pihak yang lain
  • Siapkan US Dollar secukupnya untuk membayar visa, kantor imigrasi Nepal ada terletak di kanan jalan dari arah India
  • Bawalah perlengkapan backpacking secukupnya, jangan berlebihan. Makanan bisa dibeli dibanyak tempat sekaligus mencicipi eksotisme makanan India
  • Tiket kereta di India bisa dipesan dari jauh-jauh hari http://www.cleartrip.com/trains

Leave a Reply