Berburu Cahaya Langit

“Woow keren kereeeeen!” kalimat itu berkali-kali kami lontarkan ketika melihat cahaya ini.  Cahaya Utara atau yang dikenal juga dengan Aurora Borealis ini memang sangat memukau. Warna hijau yang bergerak terus menerus di langit ini bak sebuah motion graphic yang tidak pernah membosankan.  Warna hijau ini kadang bertransformasi menjadi warna lain seperti ungu  dan merah, nampaknya ini terjadi karena pengaruh cahaya lain seperti bulan atau melewati awan.

Aurora Borealis Svalbard
Aurora Borealis Svalbard

Ternyata tidak mudah menemukan Cahaya Utara ini. Kami mencoba berburu Cahaya Utara (Northern Light) di berbagai lokasi, dari Svalbard yang berlokasi di atas garis Arktika sampai ke pedalaman Iceland. Badan menggigil dan jari membeku karena angin dingin di tengah malam tidak melunturkan semangat kami untuk terus menunggu dan mencari. Kamera DSLR kami pasang di atas tripod, remote pun siap sedia, sambil terus mencari ke langit siapa tau kali ini Cahaya Utara muncul. Lucunya kala pertama kali kami menemukan Cahaya Utara ini justru pada saat kami tidak sedang mencarinya. Kami melihatnya pertama kali di Longyearbyen, Svalbard, justru ketika sedang berjalan santai ke sebuah cafe. Awalnya kami tidak begitu yakin, maklum cahaya di kota sangat terang sehingga menyulitkan melihat ke arah langit.  Di Svalbard Cahaya Utara ini justru ada di selatan, karena letak Svalbard yang berada di utara garis Arktika yang berarti juga di atas cincin Aurora Borealis.

Untuk berburu Cahaya Utara kami harus pergi menjauh dari cahaya kota. Kondisi gelap gulita di pedalaman justru memungkinkan cahaya ini terlihat jelas. Tapi itu juga bukan jaminan, karena tergantung juga dengan kondisi cuaca. Hujan salju dan awan tebal misalnya akan menghalangi pandangan ke langit. Di Reykjavic, Iceland kami malah cukup beruntung untuk menemukannya di depan hostel tempat kami menginap.

Aurora Borealis near Gulfoss Waterfall
Aurora Borealis near Gulfoss Waterfall

Cahaya Utara yang terindah yang kami liat sekali lagi muncul ketika kami tidak mencarinya. Saat itu kami baru saja pulang setelah berkegiatan offroad di malam hari dengan sebuah Hummer H3. Lokasinya tak jauh dari air terjun Gulfoss, air terjun paling indah di Iceland. Hampir tidak ada cahaya di langit, hanya cahaya bulan, yang hampir purnama, yang menyinari langit cerah Iceland malam itu. Tiba-tiba kami melihat seberkas cahaya hijau muncul di langit, sekilas, awalnya kami tidak yakin. Kami pun menepi sejenak untuk melihat dengan jelas. Tak lama kemudian cahaya hijau makin jelas dan membesar, bergerak bagai ekor ular naga membelah langit.  Kami tidak menyianyiakan waktu sedikit pun untuk segera mempersiapkan alat untuk mengabadikannya. Namun foto-foto kami sama sekali tak bisa menyamai sensasi keindahan yang kami rasakan malam itu.

Travel Tips: Aurora Borealis dapat dilihat di lokasi seputar garis Arktika dari Alaska sampai Norwegia Utara. Aurora biasanya muncul di malam hari sekitar pukul 10-12 malam, bervariasi untuk setiap tempat. Aurora ini  juga bisa disaksikan di bagian paling selatan bumi, seputar benua Antartika, dikenal dengan Aurora Australis. Prediksi tingkat intensitas Aurora dapat dilihat di berbagai website, salah satunya pada website milik Geophysical Institute, University of Alaska Fairbanks. Untuk dapat melihat dengan jelas anda membutuhkan cuaca yang cerah, intensitas Aurora yang cukup tinggi, lokasi tanpa polusi cahaya kota, dan keberuntungan. Jangan lupa membawa jaket yang tebal dan kamera untuk mengabadikan pengalaman langka ini. Tulisan dan foto oleh Fedi Fianto.

Couchsurfing Profile Twitter ID

Peta Lokasi:

icon-car.pngKML-LogoFullscreen-LogoQR-code-logoGeoJSON-LogoGeoRSS-LogoWikitude-Logo
Gullfoss

loading map - please wait...

Gullfoss 64.327200, -20.122699

Fedi Fianto

Selain melakukan kegiatan mendaki gunung, ia juga menekuni kegiatan fotografi dan videografi. Ia selalu berusaha untuk “doing extra miles” di setiap tantangan yang dipilihnya, dan itu dibuktikannya dengan mengikuti kompetisi Triathlon dan Marathon. Selain itu ia pun menekuni Olahraga Selam dan mengabadikan keajaiban bawah laut di pulau-pulau cantik Indonesia di antaranya Bali, Ambon, Wakatobi, Alor, dan Lembeh.

17 thoughts on “Berburu Cahaya Langit

  • February 6, 2013 at 3:08 am
    Permalink

    udah masukin aurora borealis ke bucket list. semoga satu saat kesampean. amin 😀

    Reply
    • February 7, 2013 at 9:43 am
      Permalink

      Makasiiii simbok dah mampir baca ^ ^ Amiiin semoga kesampaian… indah banget… *pengen lagi*

      Reply
  • February 6, 2013 at 7:39 am
    Permalink

    Cm mo ralat tulisannya dikit bro.. Aurora Borealis memang dikawasan Northern Hemisphere, buat yg Southern Hemisphere namanya Aurora Australis. 🙂

    Reply
    • February 7, 2013 at 9:41 am
      Permalink

      Thanks koreksinya ^ ^

      Reply
  • February 6, 2013 at 3:36 pm
    Permalink

    wow…lucky guy…sangkinpenginnya menikmati fenomena alam yg luar biasa ini, aku ampe berlinang air mata,bayangin aku sendiri yg ada di pengalaman ini….aahhhh..

    Reply
  • February 7, 2013 at 2:10 am
    Permalink

    so’cute picture,verry amazing..,!!

    Reply
    • February 7, 2013 at 12:05 pm
      Permalink

      Makasi kak Zam dah mampir ^ ^

      Reply
  • February 7, 2013 at 11:59 am
    Permalink

    sekali seumur hidup harus pernah ngerasain berburu Aurora Borealis *masukin bucket list*

    Reply
    • February 7, 2013 at 12:06 pm
      Permalink

      Amiiiin semoga tercapai ^ ^

      Reply
  • February 20, 2013 at 1:50 pm
    Permalink

    Kereeeeeenn………….

    Reply
  • May 27, 2013 at 6:29 pm
    Permalink

    bisa share bbrp detail spt yg aku tanyakannp berikut saat hunting aurora borealis ini,kan?
    1. wkt itu ikut tour atau independent? kl independent, sewa mobil ya?
    2. rekomend hostel yg di iceland,pls.tks
    3. how to get to svalbard?by public transport or rent car?

    thanks a lot.

    Reply
    • May 28, 2013 at 11:32 am
      Permalink

      Hi Thamar,

      1. Sewa mobil sendiri di Prorent tour gak kasi kebebasan waktu.
      2. Di Reykjavik kami menginap di KEXHostel, tempatnya bagus banget. Sepanjang perjalanan ke pelosok banyak penginapan murah bisa dicari pake GPS atau tanya penduduk sekitar.
      3. Svalbard bisa dicapai dengan pesawat Iceland Air dari Tromso (Norwegia). Svalbard bagian dari negara Norwegia, tapi bukan bagian dari Eropa.

      Semoga membantu…

      Reply
  • Pingback: Berlari di Bawah Titik Beku | Gapai Tinggi

  • August 9, 2015 at 12:56 pm
    Permalink

    @mas fedi : aku sudah book hotel di daerah Lyngenseidet, sekitar 1 jam dari tromso. Nginap 3 malam. Semoga dalam 3 malam itu, ada keberuntungan menyaksikan aurora. Hehel

    Reply
    • August 9, 2015 at 1:11 pm
      Permalink

      aku liat di Aurora Forecast malam ini skala 3, semoga malam ini langit cerah… selamat menikmati keajaiban alam ^^

      Reply
  • August 28, 2015 at 5:39 pm
    Permalink

    Mas Fedi, boleh aku minta facebook nya ? Mau aku add nich.. TQ ^_^

    Reply

Leave a Reply